Berita
Mahasiswa KKNT – 55 Universitas Diponegoro Kelompok 3 Gelar Sosialisasi Pembelajaran yang Interaktif bagi SD Supriyadi 02
Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tim-55 Universitas Diponegoro mengadakan sosialisasi pembelajaan yang interaktif bagi SD Supriyadi 02. Pada hari Sabtu, 19 Juni 2025, menjadi hari yang penuh semangat dan kebahagiaan di SD Supriyadi 02, yang beralamat di Jl. Udan Riris III, Tlogosari Kulon, Kec. Pedurungan, Kota Semarang, Jawa Tengah, 50196. Kegiatan bertema “Pembelajaran Interaktif” diselenggarakan dengan tujuan membangun karakter positif siswa, memperkenalkan profesi dan nilai-nilai kehidupan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Kegiatan dimulai dengan dongeng ceria bertema anti-bullying yang disampaikan dengan gaya yang menarik dan menyentuh. Anak‑anak diajak untuk memahami pentingnya berteman tanpa membeda-bedakan, menghargai sesama, dan membangun sekolah sebagai lingkungan yang aman dan nyaman. Suasana kelas berubah menjadi ruang refleksi yang penuh makna dan tawa. Kegiatan berlanjut dengan sosialisasi menjaga kebersihan gigi, di mana siswa diajak mengenal pentingnya menyikat gigi secara rutin dan benar sejak dini. Tak hanya penyuluhan, siswa juga mengikuti kampanye menggosok gigi bersama yang dikemas menyenangkan, dan memperkuat pemahaman melalui praktik langsung.
Sesi berikutnya mengajak siswa mengenal profesi arsitek dengan cara yang sederhana dan kreatif. Anak-anak diajak menggambar bangunan impian mereka sambil diberi penjelasan tentang peran arsitek dalam merancang lingkungan yang nyaman dan indah. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan cita-cita dan mengenalkan profesi masa depan melalui pendekatan yang inspiratif.
Halaman sekolah semakin meriah saat anak‑anak bermain estafet kardus yang menguji kekompakan dan ketangkasan tim, serta balon ular naga yang melatih keseimbangan dan koordinasi dalam tawa dan keceriaan. Selain itu, siswa juga diajak untuk melakukan game edukatif interaktif bertema lingkungan yang mana setelah mendapatkan sosialisasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, seperti pengelolaan sampah, pelestarian sumber daya alam, dan kebiasaan ramah lingkungan sehari-hari, siswa diajak mengikuti game edukatif interaktif bertema lingkungan melalui platform Quiziz. Dalam suasana kompetitif yang menyenangkan, mereka menjawab berbagai pertanyaan seputar materi yang telah disampaikan sebelumnya. Game ini tidak hanya mengasah daya ingat dan pemahaman siswa, tetapi juga meningkatkan antusiasme belajar melalui teknologi yang interaktif dan menarik.

Lewat game ini siswa dapat memahami proses daur ulang, siklus alam, dan pentingnya menjaga habitat makhluk hidup. Selanjutnya di ruang diskusi terbuka, siswa dipandu untuk mengembangkan kemampuan mengidentifikasi dan menganalisis isu lingkungan secara kritis. Mereka diminta mengamati kondisi taman sekolah, menginventarisasi sampah yang sering muncul, lalu menyusun langkah‑langkah solutif mulai analisis isu tersebut lagi bagaimana pencegahan yang tepat Proses ini melatih anak untuk berpikir sistematis, mempertanyakan “kenapa” dan “bagaimana” sebelum mengambil tindakan nyata.
Menurut Jason, ketua tim KKN yang memimpin kegiatan ini, pembelajaran interaktif mampu membuka ruang kreativitas sekaligus membangun karakter siswa secara alami. “Kami ingin siswa belajar sambil bersenang‑senang. Dengan pendekatan yang lebih dekat dan menyenangkan seperti ini, nilai-nilai penting bisa tertanam lebih kuat dalam diri mereka,” ujarnya. Kegiatan ini sangat disambut antusias oleh pihak sekolah. Para guru menyatakan kegembiraan karena siswa tampak aktif, senang, dan terlibat penuh dalam setiap sesi. Kepala sekolah pun mengapresiasi kerja sama yang solid antara tim KKN dan pihak sekolah dalam menghadirkan pengalaman belajar yang berkesan dan bermakna. Para siswa terlihat sangat menikmati setiap momen, bahkan banyak yang enggan kegiatan segera berakhir.
Melalui rangkaian kegiatan yang interaktif, kreatif, dan membangun, pembelajaran kali ini telah berhasil menanamkan nilai-nilai penting seperti kepedulian sosial, kebiasaan hidup sehat, kecintaan terhadap lingkungan, serta semangat berpikir kritis sejak dini. SD Supriyadi 02 bersama tim KKN berkomitmen untuk terus mendukung model pembelajaran yang melibatkan siswa secara aktif dan menyenangkan, sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab terhadap lingkungannya. Kegiatan ini bukan hanya meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, namun juga menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik antara sekolah dan mitra pendidikan mampu menciptakan perubahan positif yang nyata dalam dunia belajar anak. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
Editor: Zainudin
Berita
Dari Pati untuk Sumatera: Mahasiswa PMI Galang Bantuan
Pati, Katakampus.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar aksi solidaritas untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penggalangan bantuan ini dimulai Kamis (4/12/2025) dan berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai bagi para penyintas.
Dalam waktu kurang dari sehari, lebih dari 100 kilogram pakaian terkumpul. Firda, koordinator lapangan kegiatan, mengatakan tingginya antusiasme mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor utama cepatnya pengumpulan bantuan. “Alhamdulillah, responsnya luar biasa. Belum sampai satu hari penuh, bantuan sudah melampaui seratus kilogram,” ujarnya.
Sebagian bantuan mulai dikirimkan pada Jumat (5/12). Sebanyak 60 kilogram pakaian layak pakai diberangkatkan menuju wilayah terdampak melalui kerja sama dengan JNE Pati. Perusahaan jasa ekspedisi itu memberikan dukungan distribusi gratis hingga 10 Desember 2025. “Kerja sama ini sangat membantu. Kami berharap bantuan segera tiba dan dapat dimanfaatkan oleh para korban,” kata Firda.
Aksi tersebut tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran sosial bagi mahasiswa PMI. Kegiatan ini, menurut panitia, menjadi bentuk konkret dakwah bil hal—menghadirkan nilai keberpihakan dan kemanusiaan melalui tindakan langsung.
“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk saling membantu dalam situasi darurat,” ujar salah satu mahasiswa yang terlibat.
Melalui aksi ini, mahasiswa berharap dapat meringankan beban masyarakat di tiga provinsi tersebut serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menyalurkan bantuan.
Berita
LP Ma’arif Temanggung Kawal Penyaluran PIP Aspirasi
Temanggung, Katakampus.com – LP Ma’arif PCNU Temanggung menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi di Hall Babussalam NU Temanggung, Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan yang diikuti para kepala MI, MTs, dan MA itu difokuskan pada penjelasan alur pendataan, verifikasi, dan pencairan bantuan pendidikan yang berasal dari aspirasi anggota DPR RI, Wibowo Prasetyo.
Ketua LP Ma’arif Temanggung, H. Miftakhul Hadi, membuka acara dengan menekankan pentingnya ketelitian data madrasah. Ia menyebut PIP Aspirasi sebagai kesempatan besar bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk tetap bersekolah. Hadi mengingatkan bahwa kelalaian kecil—seperti kekeliruan identitas atau data ganda—dapat menghambat penyaluran bantuan. “Ini bukan sekadar transfer dana, tapi tanggung jawab kita menjaga masa depan anak-anak,” ujarnya.
Setelah sambutan, giliran Anam, staf Wibowo Prasetyo, memaparkan penjelasan teknis. Ia mengurai tahapan pendataan calon penerima, mekanisme verifikasi dan validasi, proses pengusulan hingga keluarnya SK penerima, serta cara pencairan melalui bank penyalur. Penjelasan itu disampaikan dengan merinci contoh masalah yang kerap ditemui madrasah: perbedaan data pada sistem, kesalahan input, hingga dokumen pendukung yang tidak sinkron. “Kendala-kendala ini kecil, tapi sering menghambat proses,” kata Anam.
Kehadiran para kepala madrasah menunjukkan antusiasme untuk memastikan PIP Aspirasi berjalan tertib dan tepat sasaran. Sejumlah peserta mencatat poin-poin krusial terkait penyusunan data siswa, alur komunikasi dengan operator kabupaten, dan penanganan kasus siswa yang pindah sekolah di tengah pengusulan.
Menjelang penutupan, LP Ma’arif Temanggung menyampaikan apresiasi kepada pihak aspirasi Wibowo Prasetyo atas dukungan terhadap pendidikan di Temanggung. Mereka berharap koordinasi antara madrasah, Ma’arif, dan DPR RI semakin erat sehingga penyaluran PIP Aspirasi bisa berlangsung cepat, tepat waktu, dan bebas hambatan administrasi. Dengan sosialisasi ini, madrasah di lingkungan Ma’arif Temanggung dinilai semakin siap mengawal program PIP untuk menjangkau siswa yang paling membutuhkan.
Berita
FNU Sambut Inisiatif PWNU Jawa Tengah Perluas Akses Studi ke China
China, Katakampus.com – Ketua PWNU Jawa Tengah, Abdul Gaffar Rozin, memimpin rombongan dalam kunjungan resmi ke Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, China, Selasa, 25 November 2025. Ia hadir bersama sejumlah pengurus PWNU Jawa Tengah, termasuk Bendahara PWNU Ahmad Rofiq Abdullah, Ketua LP Ma’arif NU Fakhruddin Karmani dan wakilnya Hidayatun, serta Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora yang juga Wakil Ketua PWNU, Ahmad Zaki Fuad, beserta wakilnya Mil’ul Hana. Turut mendampingi pula Wakil Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati, Dimyati, dan dua mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di China.
Rombongan PWNU Jawa Tengah itu disambut enam pimpinan FNU, antara lain Vice President Chen, Direktur International Affairs Office Wang, serta pimpinan International College of Chinese Studies dan International Student Office. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dalam suasana hangat dan penuh diskusi terkait peluang kolaborasi pendidikan.
Dalam sesi diskusi, Gus Rozin—sapaan akrab Ketua PWNU Jawa Tengah—menjelaskan kondisi dan potensi pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah. Ia menyebut terdapat 4.119 sekolah dan madrasah NU, termasuk 290 SMK yang setiap tahun meluluskan sekitar 32.000 hingga 33.000 siswa.
“Dengan jumlah lulusan sebanyak itu, kami berkepentingan membuka peluang studi lanjut agar anak-anak kita memperoleh pendidikan yang lebih baik,” ujar Gus Rozin. Ia menambahkan bahwa NU Jawa Tengah juga menaungi 47 perguruan tinggi keagamaan Islam swasta. Karena itu, pihaknya ingin membangun jejaring kerja sama riset, pertukaran guru, pelatihan bahasa, hingga pengembangan teknologi maritim.
Gus Rozin menegaskan bahwa bahasa menjadi salah satu kendala utama dalam memperluas akses pendidikan ke Tiongkok. “Kami perlu peningkatan kompetensi guru bahasa Mandarin untuk mendukung program-program ini,” katanya.
Wakil Presiden FNU, Chen, menyambut baik paparan dan inisiatif PWNU Jawa Tengah. Ia menyatakan FNU siap menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dan menantikan langkah konkret pascapertemuan ini.
-
Berita10 bulan yang laluPendampingan Strategis Pendaftaran Tanah di Desa Blimbing: Upaya Masyarakat Menuju Kepastian Hukum Pertanahan
-
Berita10 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Gencarkan Urban Farming di Mijen: Tanam Cabai untuk Ketahanan Pangan
-
Berita10 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Perindah Lingkungan dengan Penataan Tanaman TOGA
-
Berita10 bulan yang laluEkstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa
-
Berita4 bulan yang laluMAHESA UPGRIS 2025 Mengajak Masyarakat Sidoharjo Olah Kacang Hijau Menjadi LUK CHUP
-
Berita10 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Asinan Rambutan sebagai Inovasi Kuliner di Kelurahan Bubakan
-
Berita5 bulan yang laluPraktik Baik TeFa dan Kemitraan: SMK Ma’arif Kudus Jadi Model Pembelajaran Berbasis Industri
-
Berita4 bulan yang laluMelek Teknologi Sejak Dini: KKN UMBY Dampingi Anak Singosaren Belajar Bijak Bermain Gadget
