Connect with us

Berita

Kenalkan Teknologi, Mahasiswa KKN Kelompok 36 UPGRIS Mengadakan Kegiatan pembelajaran Coding

Published

on

Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kelompok 36 mengadakan kegiatan edukatif bekerja sama dengan instansi sekolahan setempat bertema “Mengasah kreativitas digital dengan pembelajaran coding pada siswa SD”. Para siswa kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang berlangsung pada 18 & 25 Februari 2025.

Mahasiswa KKN UPGRIS menyadari akan pentingnya melek teknologi dalam era digitalisasi. Teknologi memberikan kemudahan kepada penggunanya baik untuk komunikasi maupun hiburan. Bahkan bisa dimanfaatkan sebagai ruang untuk berekspresi dengan membuat sebuah karya seni maupun membuat media pembelajaran yang menarik. Oleh karena itu, mereka menyasar pada tingkat dasar untuk memberikan pemahaman yang nantinya menjadi bekal perkembangannya.

“Kegiatan yang berlangsung 2 kali dengan tujuan untuk mengenalkan dasar-dasar pemrograman kepada siswa sejak dini, sehingga diharapkan nantinya mereka dapat mengembangkan keterampilan digital yang berguna di era perkembangan teknologi.” Ujar Akbar

Peserta diberikan materi dengan metode pembelajaran interaktif dengan menggunakan Platform CODE. Menariknya mereka diberi edukasi dibalut dalam permainan sehingga menarik keaktifan dan semangatnya untuk memahami konsep dasar pemograman. Para mahasiswa KKN bertindak sebagai mentor dalam membantu siswa membuat proyek sederhana seperti mengerjakan game edukatif.

Selanjutnya diisi dengan sesi diskusi tentang pentingnya pemanfaatan penggunaan teknologi dengan baik dan dengan adanya pemrograman dapat membantu kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan. Antusiasme siswa terlihat dari keaktifan mereka dalam menyelesaikan tantangan coding yang diberikan serta rasa ingin tahu mereka dalam mengeksplorasi berbagai fitur yang tersedia di aplikasi coding.

Siti Khonisatul Bariyyah, selaku penyelenggara kegiatan coding, menyampaikan bahwa “Kami ingin membekali para siswa dengan keterampilan yang relevan di masa depan. Dengan belajar coding sejak dini, mereka tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir kritis dan kreatif,” Ujarnya.

Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pihak SDN Kebondowo 03. Para guru sekolah tersebut juga mengapresiasi inisiatif dari program kerja mahasiswa KKN dalam mengenalkan pemrograman sebagai bagian dari inovasi pembelajaran di sekolah dasar.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SD Kebondowo 03 semakin termotivasi untuk belajar teknologi dan memanfaatkannya secara positif dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, siswa semakin melek teknologi untuk dimanfaatkan sebagai ruang belajar dan mengembangkan keterampilan baik kreativitas maupun komunikasi disamping sebagai hiburan.

 

Editor: M. Azis

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dari Pati untuk Sumatera: Mahasiswa PMI Galang Bantuan

Published

on

By

Pati, Katakampus.com – Puluhan mahasiswa Program Studi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Institut Pesantren Mathali’ul Falah (IPMAFA) menggelar aksi solidaritas untuk korban bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penggalangan bantuan ini dimulai Kamis (4/12/2025) dan berfokus pada pengumpulan pakaian layak pakai bagi para penyintas.

Dalam waktu kurang dari sehari, lebih dari 100 kilogram pakaian terkumpul. Firda, koordinator lapangan kegiatan, mengatakan tingginya antusiasme mahasiswa dan masyarakat menjadi faktor utama cepatnya pengumpulan bantuan. “Alhamdulillah, responsnya luar biasa. Belum sampai satu hari penuh, bantuan sudah melampaui seratus kilogram,” ujarnya.

Sebagian bantuan mulai dikirimkan pada Jumat (5/12). Sebanyak 60 kilogram pakaian layak pakai diberangkatkan menuju wilayah terdampak melalui kerja sama dengan JNE Pati. Perusahaan jasa ekspedisi itu memberikan dukungan distribusi gratis hingga 10 Desember 2025. “Kerja sama ini sangat membantu. Kami berharap bantuan segera tiba dan dapat dimanfaatkan oleh para korban,” kata Firda.

Aksi tersebut tak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas, tetapi juga menjadi wadah pembelajaran sosial bagi mahasiswa PMI. Kegiatan ini, menurut panitia, menjadi bentuk konkret dakwah bil hal—menghadirkan nilai keberpihakan dan kemanusiaan melalui tindakan langsung.

“Kegiatan ini merupakan komitmen kami untuk saling membantu dalam situasi darurat,” ujar salah satu mahasiswa yang terlibat.

Melalui aksi ini, mahasiswa berharap dapat meringankan beban masyarakat di tiga provinsi tersebut serta menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menyalurkan bantuan.

Continue Reading

Berita

LP Ma’arif Temanggung Kawal Penyaluran PIP Aspirasi

Published

on

By

Temanggung, Katakampus.com – LP Ma’arif PCNU Temanggung menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) Aspirasi di Hall Babussalam NU Temanggung, Rabu, 3 Desember 2025. Kegiatan yang diikuti para kepala MI, MTs, dan MA itu difokuskan pada penjelasan alur pendataan, verifikasi, dan pencairan bantuan pendidikan yang berasal dari aspirasi anggota DPR RI, Wibowo Prasetyo.

Ketua LP Ma’arif Temanggung, H. Miftakhul Hadi, membuka acara dengan menekankan pentingnya ketelitian data madrasah. Ia menyebut PIP Aspirasi sebagai kesempatan besar bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk tetap bersekolah. Hadi mengingatkan bahwa kelalaian kecil—seperti kekeliruan identitas atau data ganda—dapat menghambat penyaluran bantuan. “Ini bukan sekadar transfer dana, tapi tanggung jawab kita menjaga masa depan anak-anak,” ujarnya.

Setelah sambutan, giliran Anam, staf Wibowo Prasetyo, memaparkan penjelasan teknis. Ia mengurai tahapan pendataan calon penerima, mekanisme verifikasi dan validasi, proses pengusulan hingga keluarnya SK penerima, serta cara pencairan melalui bank penyalur. Penjelasan itu disampaikan dengan merinci contoh masalah yang kerap ditemui madrasah: perbedaan data pada sistem, kesalahan input, hingga dokumen pendukung yang tidak sinkron. “Kendala-kendala ini kecil, tapi sering menghambat proses,” kata Anam.

Kehadiran para kepala madrasah menunjukkan antusiasme untuk memastikan PIP Aspirasi berjalan tertib dan tepat sasaran. Sejumlah peserta mencatat poin-poin krusial terkait penyusunan data siswa, alur komunikasi dengan operator kabupaten, dan penanganan kasus siswa yang pindah sekolah di tengah pengusulan.

Menjelang penutupan, LP Ma’arif Temanggung menyampaikan apresiasi kepada pihak aspirasi Wibowo Prasetyo atas dukungan terhadap pendidikan di Temanggung. Mereka berharap koordinasi antara madrasah, Ma’arif, dan DPR RI semakin erat sehingga penyaluran PIP Aspirasi bisa berlangsung cepat, tepat waktu, dan bebas hambatan administrasi. Dengan sosialisasi ini, madrasah di lingkungan Ma’arif Temanggung dinilai semakin siap mengawal program PIP untuk menjangkau siswa yang paling membutuhkan.

Continue Reading

Berita

FNU Sambut Inisiatif PWNU Jawa Tengah Perluas Akses Studi ke China

Published

on

By

China, Katakampus.com – Ketua PWNU Jawa Tengah, Abdul Gaffar Rozin, memimpin rombongan dalam kunjungan resmi ke Fujian Normal University (FNU), Fuzhou, China, Selasa, 25 November 2025. Ia hadir bersama sejumlah pengurus PWNU Jawa Tengah, termasuk Bendahara PWNU Ahmad Rofiq Abdullah, Ketua LP Ma’arif NU Fakhruddin Karmani dan wakilnya Hidayatun, serta Rektor IAI Khozinatul Ulum Blora yang juga Wakil Ketua PWNU, Ahmad Zaki Fuad, beserta wakilnya Mil’ul Hana. Turut mendampingi pula Wakil Rektor Institut Pesantren Mathali’ul Falah Pati, Dimyati, dan dua mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di China.

Rombongan PWNU Jawa Tengah itu disambut enam pimpinan FNU, antara lain Vice President Chen, Direktur International Affairs Office Wang, serta pimpinan International College of Chinese Studies dan International Student Office. Pertemuan berlangsung sekitar dua jam dalam suasana hangat dan penuh diskusi terkait peluang kolaborasi pendidikan.

Dalam sesi diskusi, Gus Rozin—sapaan akrab Ketua PWNU Jawa Tengah—menjelaskan kondisi dan potensi pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama di Jawa Tengah. Ia menyebut terdapat 4.119 sekolah dan madrasah NU, termasuk 290 SMK yang setiap tahun meluluskan sekitar 32.000 hingga 33.000 siswa.

“Dengan jumlah lulusan sebanyak itu, kami berkepentingan membuka peluang studi lanjut agar anak-anak kita memperoleh pendidikan yang lebih baik,” ujar Gus Rozin. Ia menambahkan bahwa NU Jawa Tengah juga menaungi 47 perguruan tinggi keagamaan Islam swasta. Karena itu, pihaknya ingin membangun jejaring kerja sama riset, pertukaran guru, pelatihan bahasa, hingga pengembangan teknologi maritim.

Gus Rozin menegaskan bahwa bahasa menjadi salah satu kendala utama dalam memperluas akses pendidikan ke Tiongkok. “Kami perlu peningkatan kompetensi guru bahasa Mandarin untuk mendukung program-program ini,” katanya.

Wakil Presiden FNU, Chen, menyambut baik paparan dan inisiatif PWNU Jawa Tengah. Ia menyatakan FNU siap menindaklanjuti peluang kerja sama tersebut dan menantikan langkah konkret pascapertemuan ini.

Continue Reading

Trending