Info
Rekomendasi Makan Saat Musim Hujan: Menghangatkan Tubuh, Menguatkan Daya Tahan
Musim hujan bukan sekadar soal cuaca yang basah dan dingin. Ia membawa perubahan pada ritme tubuh, selera makan, hingga daya tahan kesehatan. Tidak mengherankan jika saat hujan turun, keinginan untuk menikmati makanan hangat dan berkuah meningkat. Namun, pilihan makanan di musim hujan seharusnya tidak hanya mengikuti selera, melainkan juga mempertimbangkan manfaat bagi tubuh.
Perubahan suhu dan kelembapan membuat tubuh bekerja lebih keras untuk menjaga keseimbangan. Dalam kondisi ini, makanan berperan sebagai sumber energi sekaligus pelindung sistem imun. Sayangnya, banyak orang justru memilih makanan instan atau gorengan berlebihan karena praktis dan terasa “menghangatkan”. Padahal, pilihan tersebut belum tentu baik bagi kesehatan dalam jangka panjang.
Makanan berkuah hangat menjadi pilihan paling masuk akal saat hujan. Sup sayur, soto, atau sayur bening bukan hanya memberi rasa nyaman, tetapi juga membantu menjaga hidrasi tubuh. Kuah hangat membantu melancarkan pencernaan dan membuat tubuh lebih rileks. Jika dilengkapi dengan sayuran segar dan sumber protein, makanan berkuah dapat menjadi menu lengkap yang menyehatkan.
Selain itu, bahan makanan yang mengandung rempah-rempah layak mendapat tempat istimewa di musim hujan. Jahe, kunyit, lengkuas, dan serai telah lama dikenal mampu memberikan efek hangat sekaligus membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Tak heran jika minuman jahe atau wedang rempah selalu dicari saat cuaca dingin. Ini bukan sekadar tradisi, melainkan bentuk adaptasi kearifan lokal terhadap alam.
Protein juga menjadi unsur penting dalam menu makan saat hujan. Ikan, telur, tempe, dan tahu dapat membantu memperbaiki sel tubuh dan memperkuat sistem imun. Mengombinasikan protein dengan sayuran hijau dan sumber karbohidrat kompleks seperti nasi merah atau umbi-umbian akan membuat tubuh lebih tahan terhadap penyakit musiman.
Buah-buahan sering kali diabaikan saat hujan karena dianggap “dingin”. Padahal, buah yang kaya vitamin C seperti pepaya, jeruk, dan jambu biji justru sangat dibutuhkan untuk menjaga daya tahan tubuh. Konsumsi buah tidak harus selalu dalam keadaan dingin; bisa disajikan dalam bentuk potongan segar suhu ruang atau diolah menjadi minuman hangat.
Di tengah cuaca hujan, kebiasaan makan juga perlu dijaga. Makan teratur, tidak berlebihan, dan memperhatikan kebersihan makanan menjadi kunci agar tubuh tidak mudah terserang penyakit. Musim hujan rawan terhadap gangguan pencernaan akibat makanan yang kurang higienis.
Pada akhirnya, rekomendasi makan saat musim hujan bukan soal mengikuti tren kuliner, melainkan tentang kesadaran merawat tubuh. Makanan adalah bentuk ikhtiar paling dasar untuk menjaga kesehatan. Dengan memilih makanan yang tepat, musim hujan tidak lagi menjadi momok, melainkan kesempatan untuk lebih peduli pada tubuh dan keseimbangan hidup.
Berita
Harlah PMII UPGRIS ke-24 & Sarasehan Lintas Angkatan: Kader Tumbuh, Jejaring Tersambung
Semarang, Katakampus.com — Perayaan Hari Lahir (Harlah) ke-24 Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berlangsung meriah di Hotel Muria Semarang, Ahad (6/7/2025). Mengusung tema “Kader Tumbuh, Jejaring Tersambung”, acara ini sekaligus menjadi momentum penting bagi seluruh elemen PMII UPGRIS untuk mempererat sinergi dan memperkuat jaringan antar angkatan. Dalam kesempatan tersebut, berlangsung pula pemilihan Ketua Ikatan Alumni (IKA) PMII UPGRIS yang baru. Sahabat M. Zuhri, M.Pd terpilih secara aklamasi sebagai ketua IKA periode 2025-2030. Terpilihnya Sahabat Zuhri diharapkan mampu membawa IKA PMII UPGRIS ke arah yang lebih progresif dan inovatif dalam mendukung perkembangan organisasi dan kader.
Kehadiran Pendiri dan Senior PMII UPGRIS
Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran Sahabat Rahmat, pendiri PMII UPGRIS, serta beberapa senior dari angkatan 2001 hingga 2020. Kehadiran mereka memberikan warna tersendiri dan menjadi inspirasi bagi kader muda yang hadir. Sahabat Rahmat menyampaikan pesan penting agar seluruh elemen PMII UPGRIS selalu bersinergi dan bergerak bersama memajukan organisasi.
Sarasehan Lintas Angkatan: Membangun Sinergi dan Roadmap Organisasi
Di penghujung acara, digelar sarasehan lintas angkatan yang membahas berbagai isu strategis, termasuk rencana pemekaran rayon baru dan roadmap pengembangan PMII UPGRIS ke depan. Forum ini menjadi wadah diskusi yang produktif untuk menyatukan visi dan misi seluruh pengurus komisariat, pengurus rayon, dan alumni. Sahabat Rahmat menegaskan bahwa PMII UPGRIS, dengan usia 24 tahun, adalah wadah kader yang sangat strategis untuk mengembangkan kemampuan di luar lingkungan kampus. Ia juga berkomitmen membentuk ruang mentoring kader yang akan membimbing minat dan bakat kader sesuai bidangnya, seperti politik, pendidikan, kewirausahaan, dan keilmuan teknik. Mentoring ini akan dipandu oleh senior yang telah berkompetisi di berbagai sektor profesional.
Perayaan Harlah ke-24 PMII UPGRIS bukan sekadar peringatan, melainkan momentum penguatan jaringan kader dan alumni yang solid. Dengan kepengurusan IKA yang baru dan komitmen membangun ruang pengembangan kader, PMII UPGRIS siap melangkah lebih maju sebagai organisasi yang produktif dan berdaya saing. Acara ditutup dengan motto PMII UPGRIS, terus tumbuh dan terhubung, mencetak kader-kader unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara!
Penulis: Sheila Ardi
Berita
Quartal Language Olympiad 6.0: Ajang Bergengsi untuk Para Pecinta Bahasa
Katakampus.com – Quartal Indonesia kembali mengadakan Quartal Language Olympiad (QLO) 6.0, sebuah ajang kompetisi bahasa nasional yang terbuka bagi siswa SD, SMP, dan SMA sederajat. Kompetisi ini telah resmi terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM dengan No. AHU-0293.AH.07.01.2010, menjadikannya salah satu olimpiade bahasa yang bergengsi di Indonesia.
Pada edisi kali ini, QLO 6.0 menawarkan empat kategori bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab untuk semua jenjang. Selain itu, bagi peserta SMA sederajat, tersedia tambahan pilihan Bahasa Jepang dan Bahasa Korea, memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan linguistik mereka.
Salah satu keunggulan dari QLO 6.0 adalah pendaftaran yang sepenuhnya gratis, sehingga memberikan peluang kepada seluruh siswa di Indonesia untuk berpartisipasi tanpa harus mengeluarkan biaya. Dengan sistem kompetisi yang mudah diakses, ajang ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk mengasah kemampuan mereka dalam bidang bahasa.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, batas pendaftaran akan berakhir pada 31 Januari 2025. Kompetisi akan berlangsung dalam dua tahap, yakni pada 01 dan 02 Februari 2025, sedangkan pengumuman pemenang akan dilakukan pada 03 Februari 2025. Pendaftaran dan informasi teknis lebih lanjut dapat diakses melalui quartalindonesia.wisite.com/website atau melalui akun Instagram resmi @quartal.id.
Sebagai bentuk apresiasi, seluruh peserta akan mendapatkan e-sertifikat, sementara pemenang juara 1, 2, dan 3 akan memperoleh e-sertifikat prestasi, e-piagam penghargaan, piagam cetak, medali, dan merchandise eksklusif. Dengan adanya kompetisi ini, diharapkan semakin banyak siswa yang tertarik untuk meningkatkan keterampilan bahasa mereka dan berprestasi dalam bidang akademik.
-
Berita11 bulan yang laluPendampingan Strategis Pendaftaran Tanah di Desa Blimbing: Upaya Masyarakat Menuju Kepastian Hukum Pertanahan
-
Berita11 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Gencarkan Urban Farming di Mijen: Tanam Cabai untuk Ketahanan Pangan
-
Berita5 bulan yang laluMAHESA UPGRIS 2025 Mengajak Masyarakat Sidoharjo Olah Kacang Hijau Menjadi LUK CHUP
-
Berita11 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Perindah Lingkungan dengan Penataan Tanaman TOGA
-
Berita11 bulan yang laluEkstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa
-
Berita6 bulan yang laluPraktik Baik TeFa dan Kemitraan: SMK Ma’arif Kudus Jadi Model Pembelajaran Berbasis Industri
-
Berita11 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Asinan Rambutan sebagai Inovasi Kuliner di Kelurahan Bubakan
-
Berita5 bulan yang laluMelek Teknologi Sejak Dini: KKN UMBY Dampingi Anak Singosaren Belajar Bijak Bermain Gadget
