Connect with us

Berita

Pemanfaatan Sampah Botol Plastik dalam Kegiatan KKN sebagai Edukasi Lingkungan di SDN Nyatnyono 01

Published

on

 

Dalam rangka pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 20 melaksanakan kegiatan Pemanfaatan Sampah Botol Plastik sebagai Media Edukasi Lingkungan di SDN Nyatnyono 01 yang berlokasi di Desa Nyatnyono, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran peduli lingkungan sejak dini kepada siswa melalui pembelajaran yang kreatif dan aplikatif.

Kegiatan diawali dengan pengumpulan botol plastik bekas yang berasal dari lingkungan sekolah dan rumah siswa. Selanjutnya, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelompok 20 bersama para guru mendampingi siswa dalam mengolah botol bekas tersebut menjadi berbagai karya bermanfaat, seperti pot tanaman, tempat alat tulis, dan hiasan kelas. Proses pembuatan dilakukan secara interaktif sehingga siswa dapat belajar sambil berkreasi.

Melalui kegiatan ini, siswa SDN Nyatnyono 01 diperkenalkan pada konsep pengelolaan sampah dan daur ulang dengan cara yang menyenangkan. Selain meningkatkan kreativitas, kegiatan ini juga melatih sikap kerja sama, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.

“Anak-anak dapat terbiasa untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sebuah karya yang berguna dengan mendaur ulang dan mengurangi sampah plastik,” ujar salah satu mahasiswa

Pihak sekolah menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelompok 20 karena sejalan dengan upaya sekolah dalam menanamkan pendidikan karakter dan budaya peduli lingkungan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan, tidak hanya di lingkungan sekolah tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar Desa Nyatnyono.

Melalui kegiatan KKN Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 20 ini, mahasiswa dan siswa bersama-sama berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan, serta menumbuhkan generasi muda yang peduli terhadap kelestarian alam.

Penulis: kknupgrisdesanyatnyono

Editor: Azis

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Dampingi Pendidikan Anak, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 16 Gelar Bimbel Rutin Setiap Jumat di RW 03 Genuk

Published

on

By

Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) menginisiasi program pengabdian di bidang pendidikan melalui bimbingan belajar (bimbel) gratis bagi anak-anak di wilayah RW 03 Kelurahan Genuk. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat sore untuk membantu siswa sekolah dasar dalam mendalami pelajaran sekolah.

Program bimbel ini dirancang untuk menciptakan suasana belajar yang interaktif dan tidak membosankan. Mahasiswa KKN berperan sebagai mentor yang membantu anak-anak mengerjakan tugas sekolah (PR), serta memberikan pemahaman tambahan pada mata pelajaran seperti Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

“Kami menyadari bahwa pendampingan belajar di luar sekolah sangat penting untuk meningkatkan rasa percaya diri anak dalam akademik. Dengan hadir setiap hari Jumat, kami ingin membangun kedekatan emosional sekaligus membantu perkembangan kognitif mereka dengan metode yang lebih santai,” ujar perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 16 UPGRIS.

Antusiasme anak-anak di RW 03 terlihat sangat tinggi. Setiap Jumat sore, mereka berkumpul dengan membawa buku pelajaran masing-masing. Tidak hanya membantu dalam sisi akademis, mahasiswa KKN juga sering menyisipkan pesan-pesan motivasi agar anak-anak memiliki cita-cita yang tinggi.

Salah satu orang tua warga RW 03 menyatakan sangat terbantu dengan adanya program ini.

“Alhamdulillah, anak-anak jadi lebih semangat belajar karena ada kakak-kakak mahasiswa. Biasanya kalau di rumah agak malas, tapi karena ada bimbel bareng teman-teman dan dibimbing langsung oleh mahasiswa, mereka jadi lebih rajin dan tugas sekolahnya pun terpantau dengan baik,” ungkapnya.

Melalui kegiatan bimbel rutin ini, Kelompok 16 KKN UPGRIS berharap dapat meninggalkan dampak positif jangka panjang bagi pendidikan anak-anak di Kelurahan Genuk, sekaligus menjadi bukti nyata peran mahasiswa dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Editor: Azis

Continue Reading

Berita

Sinergi Kesehatan, Mahasiswa KKN UPGRIS dan Bidan Desa Dampingi Ibu Hamil Lewat Edukasi Intensif

Published

on

By

Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) berkolaborasi dengan Bidan Desa setempat menggelar kegiatan pendampingan dan edukasi bagi ibu hamil pada Kamis (12/2). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya nyata dalam meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak di wilayah Kelurahan Genuk.

Edukasi yang diberikan berfokus pada pentingnya pemenuhan gizi seimbang selama masa kehamilan, pengenalan tanda-tanda bahaya kehamilan, hingga persiapan mental dan fisik menjelang persalinan. Mahasiswa KKN berperan aktif membantu Bidan Desa dalam menyampaikan materi melalui pendekatan yang komunikatif agar pesan kesehatan dapat terserap dengan baik oleh para peserta.

“Kesehatan ibu hamil adalah fondasi utama untuk mencegah stunting sejak dini. Lewat kolaborasi ini, kami ingin memastikan para ibu di Kelurahan Genuk mendapatkan informasi yang benar mengenai perawatan janin dan pentingnya pemeriksaan rutin ke fasilitas kesehatan,” ujar Dian selaku perwakilan KKN.

Bidan Desa Kelurahan Genuk menyatakan apresiasinya atas keterlibatan mahasiswa dalam program kesehatan ini.

“Kami sangat terbantu dengan inisiatif adik-adik mahasiswa KKN UPGRIS. Mereka sangat membantu dalam mengorganisir kegiatan dan memberikan edukasi tambahan dengan cara yang menarik. Kolaborasi ini membuat sosialisasi kesehatan jadi lebih efektif dan menyenangkan bagi ibu-ibu hamil,” ungkapnya dalam sesi wawancara.

Melalui sinergi yang terlaksana pada Kamis kemarin, mahasiswa KKN UPGRIS berharap dapat memberikan dampak positif terhadap kesehatan jangka panjang masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan bayi melalui penguatan literasi kesehatan di tingkat desa.

 

Editor: Azis

Continue Reading

Berita

Mahasiswa KKN UNS Gelar Pemeriksaan Gratis Diabetes dan Kolesterol di Desa Pojok, Dorong Deteksi Dini PTM

Published

on

By

Karanganyar, Katakampus.com – Perubahan iklim yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memengaruhi kesehatan masyarakat. Perubahan pola cuaca, menurunnya kualitas pangan, hingga perubahan gaya hidup akibat kondisi lingkungan turut meningkatkan risiko penyakit tidak menular (PTM), seperti diabetes dan kolesterol tinggi.

Di tengah kondisi tersebut, upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan menjadi semakin mendesak. Menjawab kebutuhan itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta Kelompok 45 bekerja sama dengan tenaga kesehatan setempat menggelar Sosialisasi Pencegahan serta Pemeriksaan Gratis Diabetes dan Kolesterol bagi warga Desa Pojok pada Minggu (25/1/2026).

Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya deteksi dini penyakit serta mendorong penerapan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Selain pemeriksaan kesehatan, warga juga mendapatkan edukasi mengenai faktor risiko diabetes dan kolesterol, seperti pola makan tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Dalam kegiatan tersebut, warga memperoleh layanan pemeriksaan kadar gula darah dan kolesterol secara gratis. Pemeriksaan ini menjadi langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat sekaligus mencegah risiko komplikasi penyakit yang lebih serius di kemudian hari.

Setiap warga yang mengikuti pemeriksaan mendapatkan penjelasan mengenai hasil tes serta saran terkait pola hidup sehat yang dapat diterapkan, mulai dari pengaturan konsumsi gula dan lemak hingga anjuran aktivitas fisik secara teratur.

Koordinator kegiatan, Bagus Hapsoro, mengatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kesehatan sejak dini.

“Melalui sosialisasi dan pemeriksaan ini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya serta mampu melakukan pencegahan penyakit melalui pola hidup sehat,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan pemaparan materi mengenai pencegahan diabetes dan kolesterol, kemudian dilanjutkan dengan sesi pemeriksaan kesehatan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya peserta yang hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.

Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya layanan pemeriksaan gratis tersebut. Sebagian di antaranya bahkan baru pertama kali menjalani pemeriksaan gula darah dan kolesterol.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena membantu kami mengetahui kondisi kesehatan tanpa harus mengeluarkan biaya,” ujar Sulardi, salah satu warga Desa Pojok.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap kesadaran masyarakat Desa Pojok terhadap pentingnya menjaga kesehatan semakin meningkat. Sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya hidup sehat serta mendorong terciptanya desa yang sehat dan produktif.

Continue Reading

Trending