Berita
Pelatihan Pemasaran UMKM di Kelurahan Bongsari oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan
Kreatif, Digital, Produktif: Pelatihan Pemasaran UMKM di Kelurahan Bongsari oleh Mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan
Semarang — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelas Karyawan melaksanakan program kerja pelatihan pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Bongsari, Kecamatan Semarang Barat. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026, bertempat di RW 02, rumah Ketua UMKM Kelurahan Bongsari, Ibu Rosdiana, dan dihadiri oleh para anggota UMKM setempat.
Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memasarkan produk secara kreatif dan digital, seiring dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Mahasiswa KKN UPGRIS memberikan pendampingan terkait strategi pemasaran sederhana namun efektif yang dapat diterapkan oleh pelaku usaha skala rumahan.
Sejak awal kegiatan, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan mengedepankan pendekatan partisipatif. Pelatihan dikemas dalam bentuk pemaparan materi, diskusi interaktif, serta praktik langsung terkait pemasaran digital, seperti pemanfaatan media sosial, pengambilan foto produk sederhana, dan penulisan deskripsi produk yang menarik.
Koordinator KKN UPGRIS Kelas Karyawan menyampaikan bahwa pelatihan ini disusun berdasarkan kebutuhan pelaku UMKM di Kelurahan Bongsari. “Kami melihat masih banyak pelaku UMKM yang memiliki produk berkualitas, namun belum optimal dalam pemasarannya. Melalui pelatihan ini, kami berharap UMKM dapat lebih adaptif dan produktif,” ujarnya.
Ibu Rosdiana selaku Ketua UMKM Kelurahan Bongsari menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai pelatihan pemasaran ini sangat membantu anggota UMKM dalam memahami strategi pemasaran yang sesuai dengan perkembangan zaman. “Materi yang disampaikan mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan oleh anggota,” tuturnya.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para anggota UMKM aktif mengikuti sesi diskusi dan praktik, serta berbagi pengalaman terkait tantangan yang dihadapi dalam memasarkan produk. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana pelatihan yang komunikatif dan aplikatif.
Melalui program Kreatif, Digital, Produktif, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang Kelas Karyawan menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pengembangan UMKM di Kelurahan Bongsari. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa KKN tidak hanya berfokus pada
pemenuhan kewajiban akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Penulis:
Tim KKN UPGRIS Kelompok 2 Bongsari
Editor:
Tim KKN UPGRIS Kelompok 2 Bongsari
Berita
Ciptakan Sekolah Aman dan Ramah, Mahasiswa KKN UPGRIS Ajak Siswa SD Bijak Menggunakan Gadget
Kendal, katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang yang tergabung dalam KKN Kelurahan Ngilir Kelompok 37 Tahun 2026 melaksanakan kegiatan sosialisasi bijak dalam penggunaan gadget di SD Negeri 1 Ngilir, Kecamatan Kendal, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, pada Rabu, 29 Januari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada siswa sekolah dasar mengenai pemanfaatan gadget secara positif, aman, dan bertanggung jawab.
Di era digital saat ini, penggunaan gadget pada anak-anak semakin tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, kurangnya pendampingan dan pemahaman dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, seperti kecanduan gadget, menurunnya konsentrasi belajar, serta paparan konten yang tidak sesuai usia. Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang berinisiatif mengadakan sosialisasi sebagai langkah preventif dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat sejak dini.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan di lingkungan SD Negeri 1 Ngilir dan diikuti oleh siswa-siswi dengan pendampingan guru. Materi yang disampaikan meliputi pengertian gadget, manfaat gadget dalam kehidupan sehari-hari, dampak positif dan negatif penggunaan gadget, serta tips menggunakan gadget secara bijak, seperti mengatur waktu penggunaan, memilih konten yang bermanfaat, dan tetap mengutamakan aktivitas belajar serta interaksi sosial.
Dalam penyampaiannya, mahasiswa KKN menggunakan metode yang komunikatif dan menarik agar mudah dipahami oleh siswa. Materi disampaikan melalui penjelasan sederhana, ilustrasi gambar, video edukatif singkat, serta sesi tanya jawab interaktif. Mahasiswa juga mengajak siswa untuk berdiskusi mengenai kebiasaan mereka dalam menggunakan gadget, sehingga kegiatan berlangsung aktif dan menyenangkan.
Koordinator KKN Kelurahan Ngilir Kelompok 37 Tahun 2026 menjelaskan bahwa sosialisasi bijak penggunaan gadget sangat penting dilakukan pada anak usia sekolah dasar.
“Kami ingin siswa memahami bahwa gadget bukan hanya untuk bermain, tetapi juga bisa dimanfaatkan sebagai sarana belajar. Namun, penggunaannya harus dibatasi dan diawasi agar tidak berdampak negatif,” ujarnya.
Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Banyak siswa yang aktif menjawab pertanyaan dan menceritakan pengalaman mereka dalam menggunakan gadget di rumah. Beberapa siswa mengaku sering menggunakan gadget untuk bermain gim atau menonton video dalam waktu yang lama, dan melalui sosialisasi ini mereka mulai memahami pentingnya mengatur waktu serta memilih tontonan yang sesuai.
Pihak sekolah SD Negeri 1 Ngilir menyambut baik kegiatan sosialisasi bijak penggunaan gadget yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang. Kepala sekolah menyampaikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa terhadap perkembangan karakter dan kebiasaan siswa di era digital. Menurutnya, kegiatan ini sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana gadget telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk memberikan pemahaman kepada siswa agar tidak salah dalam menggunakan gadget. Kami berharap setelah sosialisasi ini, siswa dapat lebih disiplin dalam mengatur waktu bermain gadget dan lebih fokus pada kegiatan belajar,” ungkap kepala sekolah.
Selain menyasar siswa, mahasiswa KKN juga menekankan pentingnya peran guru dan orang tua dalam mendampingi anak saat menggunakan gadget. Pendampingan dan pengawasan diharapkan dapat membantu anak memanfaatkan teknologi secara positif serta terhindar dari dampak negatif penggunaan gadget yang berlebihan.
Melalui kegiatan sosialisasi bijak dalam penggunaan gadget yang dilaksanakan pada 29 Januari 2026 ini, mahasiswa KKN Universitas PGRI Semarang berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa SD Negeri 1 Ngilir. Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk kebiasaan digital yang sehat, seimbang, dan bertanggung jawab pada anak sejak usia dini.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa KKN Kelurahan Ngilir Kelompok 37 Tahun 2026 Universitas PGRI Semarang kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan. Dengan adanya sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan orang tua, diharapkan pemanfaatan gadget di kalangan anak-anak dapat berjalan secara positif dan mendukung proses tumbuh kembang mereka secara optimal.
Editor: Azis
Berita
Mahasiswa Universitas PGRI Semarang Gelar Penyuluhan Kesehatan di Posyandu Dusun Kalilateng Barat
Kab. Semarang, katakampus.com – Mahasiswa Universitas PGRI Semarang melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan kepada masyarakat di Posyandu Dusun Kalilateng Barat, Desa Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang, perawatan kesehatan lansia, serta pemahaman program Keluarga Berencana (KB).
Kegiatan penyuluhan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme yang baik dari masyarakat, khususnya ibu-ibu kader posyandu, keluarga lansia, serta peserta posyandu yang hadir. Sejak awal kegiatan, peserta tampak aktif menyimak materi dan terlibat dalam sesi diskusi yang dipandu oleh mahasiswa.
Pada sesi pertama, mahasiswa menyampaikan materi mengenai pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diberikan pemahaman tentang pemenuhan kebutuhan gizi bagi seluruh anggota keluarga, mulai dari balita, orang dewasa, hingga lansia. Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan disertai contoh menu makanan sehat yang mudah diterapkan di lingkungan desa.
Selanjutnya, penyuluhan dilanjutkan dengan materi perawatan kesehatan lansia. Mahasiswa menjelaskan pentingnya menjaga pola makan, aktivitas fisik ringan, serta pemantauan kesehatan rutin bagi lansia untuk mencegah berbagai penyakit degeneratif. Peserta juga diberikan edukasi mengenai peran keluarga dalam mendukung kesehatan dan kenyamanan lansia di rumah.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan pemahaman mengenai program Keluarga Berencana (KB). Materi ini mencakup tujuan KB, manfaatnya bagi kesejahteraan keluarga, serta pentingnya perencanaan jumlah dan jarak kelahiran. Penyuluhan ini diharapkan dapat membantu masyarakat memahami bahwa program KB merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.
“Kami berharap melalui penyuluhan ini, masyarakat dapat lebih memahami pentingnya menjaga kesehatan keluarga secara menyeluruh, baik dari aspek gizi, kesehatan lansia, maupun perencanaan keluarga,” ujar salah satu mahasiswa Universitas PGRI Semarang.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari kader posyandu dan masyarakat setempat. Mereka menilai penyuluhan kesehatan ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat desa, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya hidup sehat.
Melalui kegiatan penyuluhan kesehatan ini, mahasiswa Universitas PGRI Semarang menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat desa. Diharapkan, edukasi serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mewujudkan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Editor: Azis
Berita
Digitalisasi Informasi Kebencanaan: Mahasiswa KKN Undip Luncurkan Website Sistem Informasi Siaga Bencana untuk Desa Karangturi
Klaten, katakampus.com – Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, memiliki catatan sejarah kerawanan bencana geologis yang cukup signifikan, termasuk gempa bumi besar yang pernah melanda wilayah ini pada tahun 2006. Dalam rentang periode Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang berlangsung sejak 6 Januari hingga 10 Februari 2026, upaya peningkatan kesiapsiagaan warga menjadi fokus utama. Meski begitu, akses terhadap informasi mitigasi seringkali masih terbatas pada media cetak atau penyuluhan lisan yang sifatnya sementara.
Menyadari pentingnya arsip digital yang dapat diakses kapan saja, I Made Suryanatha, mahasiswa Program Studi Teknik Komputer Universitas Diponegoro (UNDIP) yang tergabung dalam Tim I KKN Tahun 2025/2026, menginisiasi pembuatan Website Sistem Informasi Siaga Bencana Desa Karangturi pada Minggu (18/1/2026).
Program ini merupakan bagian dari tema besar KKN Multidisiplin yaitu “Peningkatan Navigasi Lalu Lintas untuk Kesiapsiagaan Bencana”. Dalam proses pengembangannya, Surya bekerja sama dengan rekan-rekan tim dari disiplin ilmu lain. Surya berperan sebagai integrator sistem yang mengompilasi dan mengonversi data-data fisik serta materi edukasi ke dalam satu wadah website menjadi format digital yang interaktif dan mudah diakses. Sehingga warga dapat melihat peta titik evakuasi digital, edukasi SOP penyelamatan diri, logistik darurat, pemahaman rambu lalu lintas, dan kajian riset mengenai waktu evakuasi.
“Saya mengembangkan navigasi lalu lintas kesiapsiagaan bencana untuk membantu warga dapat melihat peta titik evakuasi, belajar bagaimana SOP penyelamatan diri, logistik darurat, rambu lalu lintas, dan kajian riset durasi waktu evakuasi secara digital.” Ujar Surya
Dengan peluncuran website ini, diharapkan Desa Karangturi dapat selangkah lebih maju dalam manajemen risiko bencana. Ketersediaan informasi yang cepat dan akurat di genggaman tangan warga diharapkan dapat meminimalisir kepanikan dan risiko korban jiwa apabila situasi darurat terjadi di masa depan. Program ini menjadi bukti nyata dalam mendukung terciptanya masyarakat desa yang tidak hanya tangguh bencana, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi. https://desa-karangturi-gateway.vercel.app/
Penulis: I Made Suryanatha (Fakultas Teknik, Teknik Komputer)
DPL: Ichlasul Ayyub, M.Si
Editor: Azis
-
Berita1 tahun yang laluPendampingan Strategis Pendaftaran Tanah di Desa Blimbing: Upaya Masyarakat Menuju Kepastian Hukum Pertanahan
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Gencarkan Urban Farming di Mijen: Tanam Cabai untuk Ketahanan Pangan
-
Berita6 bulan yang laluMAHESA UPGRIS 2025 Mengajak Masyarakat Sidoharjo Olah Kacang Hijau Menjadi LUK CHUP
-
Berita7 bulan yang laluPraktik Baik TeFa dan Kemitraan: SMK Ma’arif Kudus Jadi Model Pembelajaran Berbasis Industri
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Perindah Lingkungan dengan Penataan Tanaman TOGA
-
Berita12 bulan yang laluEkstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Asinan Rambutan sebagai Inovasi Kuliner di Kelurahan Bubakan
-
Berita1 tahun yang laluKKN Upgris Kelompok 20 Gelar Pelatihan Coding untuk Kembangkan Critical Thinking Siswa SD di Semarang

