Berita
Kreatif dan Edukatif, Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 16 Ajak Anak-Anak TPQ Membuat Tempat Pensil dari Barang Bekas
Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) kembali menginisiasi program kerja inovatif di Desa Genuk. Kali ini, mereka mengajak santri TPQ Masjid Al Fadlil menyulap limbah menjadi barang bermanfaat melalui pembuatan tempat pensil dari kaleng dan botol bekas pada Selasa (27/01/2026).

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengasah kreativitas, tetapi juga sebagai upaya menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini. Mahasiswa KKN memberikan edukasi bahwa sampah anorganik seperti kaleng dan botol plastik dapat diolah kembali menjadi benda yang memiliki nilai guna.
Dalam proses pembuatannya, anak-anak dibimbing untuk menghias botol dan kaleng bekas menggunakan media stik es krim. Dengan penuh ketelatenan, para siswa melapisi permukaan wadah hingga berubah menjadi tempat pensil yang menarik dan siap digunakan untuk keperluan belajar mereka.
“Kami ingin melatih keterampilan motorik halus anak-anak sekaligus memberi pemahaman bahwa peduli lingkungan bisa dimulai dari hal sederhana, seperti mengolah sampah sendiri,” ujar Koordinator Kelompok KKN.

Suasana di TPQ Masjid Al Fadlil tampak riuh dan ceria. Para pengajar TPQ pun menyambut positif kegiatan ini karena memberikan warna baru dalam proses belajar santri.
“Kehadiran mahasiswa di TPQ membantu kami dalam pembelajaran. Selain itu, anak-anak bisa tambah kreatif dan peduli lingkungan melalui kegiatan mengolah limbah jadi suatu karya.” Ujar salah satu pengajar
Melalui kolaborasi ini, mahasiswa KKN UPGRIS berharap kebiasaan mendaur ulang barang bekas dapat terus diterapkan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Editor: Zainudin
Berita
Edukasi Hidup Sehat, Mahasiswa KKN UNDIP Ingatkan Bahaya Tersembunyi di Balik Styrofoam dan Minyak Goreng Berulang
Klaten, Katakampus.com – Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten. Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (UNDIP) menggelar sosialisasi mengenai keamanan pangan dan penggunaan wadah makanan. Fokus utama dalam kampanye kesehatan ini (26/1/2026) adalah himbauan keras untuk menghindari penggunaan styrofoam sebagai wadah makanan panas serta bahaya penggunaan minyak goreng secara berulang-ulang.
Ancaman Zat Kimia pada Wadah Makanan

Penggunaan styrofoam yang praktis dan murah seringkali menjadi pilihan utama dalam pembungkusan makanan. Namun, Asfan Safaro Abror, mahasiswa KKN UNDIP menyoroti risiko kesehatan serius di baliknya. Berdasarkan materi edukasi yang disebarkan, styrofoam memiliki potensi melepaskan zat styrene ketika bersentuhan dengan makanan yang panas.
Paparan zat kimia ini tidak bisa dianggap remeh. Dalam jangka pendek, zat tersebut dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf manusia. Gejala yang mungkin timbul meliputi rasa pusing, kelelahan yang tidak wajar, hingga sulit berkonsentrasi.
Risiko Jangka Panjang
Selain dampak langsung, tim KKN UNDIP juga menekankan risiko jangka panjang yang lebih fatal. Paparan terus-menerus terhadap zat yang terkandung dalam styrofoam dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kanker. Edukasi ini diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk beralih ke wadah makanan yang lebih aman dan ramah lingkungan (food grade).
Pentingnya Kualitas Minyak Goreng
Selain masalah kemasan, sosialisasi ini juga menyoroti kebiasaan rumah tangga dalam menggunakan minyak goreng. Mahasiswa menghimbau warga untuk tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang. Penggunaan minyak yang sudah jenuh (jelantah) dapat menjadi sumber radikal bebas yang berbahaya bagi tubuh.
Melalui penyebaran informasi ini, diharapkan masyarakat dapat lebih selektif dalam memilih kemasan makanan dan lebih bijak dalam proses pengolahan pangan demi menjaga kesehatan keluarga jangka panjang
Penulis: Asfan Safaro Abror (Fakultas Sains dan Matematika)
DPL : Ichlasul Ayyub, M.Si
Lokasi : Desa Karangturi, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten
Editor : Azis
Berita
Halal Center INISNU Temanggung Raih Dua Penghargaan Nasional di Rakornas BPJPH 2026
Jatengx.com, Jakarta – Halal Center Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Temanggung menorehkan prestasi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam Rapat Koordinasi Nasional Pendamping Proses Produk Halal (Rakornas LP3H) yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Hotel Grand Mercure Jakarta Kemayoran, 2–4 Februari 2026.
Penghargaan tersebut diberikan kepada dua pendamping Proses Produk Halal (P3H) terbaik asal Halal Center INISNU Temanggung. Flori Indah Safitri meraih penghargaan sebagai P3H Terbaik ke-2 Nasional 2025, sedangkan Yosi Nurdiana meraih P3H Terbaik ke-6 Nasional 2025. Kedua penghargaan tersebut diterima oleh Ketua Halal Center INISNU Temanggung, Abdul Wahab Fahrub, yang hadir mewakili lembaga.
Abdul Wahab Fahrub mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti konkret kontribusi Halal Center INISNU Temanggung dalam mendukung percepatan program Jaminan Produk Halal nasional, khususnya bagi pelaku usaha mikro dan kecil (UMK).
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pendampingan sertifikasi halal serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak demi keberlanjutan ekosistem halal nasional,” ujar Abdul Wahab.
Rakornas LP3H tersebut dibuka langsung oleh Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya peran strategis P3H di tengah meningkatnya kebutuhan sertifikasi halal, baik nasional maupun global.
Beberapa kebijakan strategis nasional turut disampaikan, antara lain rencana pemberian gelar non-akademik bagi P3H sebagai bentuk pengakuan profesionalisme, kesiapan menghadapi kewajiban sertifikasi halal pada Oktober 2026, serta kontribusi sektor halal yang telah mencapai sekitar 26 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Selain aspek regulasi dan ekonomi, Haikal Hasan juga menekankan pentingnya penguatan spiritual bagi para pendamping halal.
Sementara itu, Rektor INISNU Temanggung Dr. Hamidulloh Ibda, M.Pd., mengapresiasi capaian Halal Center INISNU Temanggung yang dinilainya sebagai bukti nyata kiprah institusi di tingkat nasional.
Ia mengungkapkan, pada 2024 Halal Center INISNU Temanggung masuk dalam jajaran 20 Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H) terbaik di Indonesia dan mendapatkan undangan untuk menghadiri Konferensi Internasional Halal 20 (H-20) yang berlangsung di BSD City, Tangerang.
“Pada 2025, Halal Center INISNU juga meraih peringkat pertama nasional dalam kategori LP3H dengan pengembalian pengajuan sertifikasi halal kuota gratis (SEHATI) paling sedikit dari total 314 LP3H se-Indonesia,” kata Ibda, Selasa (3/2/2026).
Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional LP3H yang digelar di Hotel Mercure Pantai Indah Ancol, Jakarta, pada Juli 2025.
“Alhamdulillah, di awal 2026 ini, selain Program Studi PGMI yang meraih akreditasi Unggul, Halal Center INISNU kembali memperoleh dua penghargaan nasional,” ujarnya.
Dengan capaian tersebut, Halal Center INISNU Temanggung semakin memantapkan posisinya sebagai salah satu institusi pendamping halal yang berperan aktif dalam mendukung visi Indonesia sebagai pusat halal dunia. (*)
Berita
Gerakkan Warga Sehat, KKN UPGRIS 08 Kalirejo Gelar Senam Bersama Ibu PKK
Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 08 menggelar kegiatan senam bersama ibu-ibu PKK sebagai upaya mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat di Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Ungaran Timur.
Kegiatan senam bersama ini dilaksanakan pada Minggu, 1 Februari 2026, mulai pukul 06.30 WIB, bertempat di depan rumah Ketua RW 03 Kelurahan Kalirejo. Kegiatan tersebut diikuti oleh mahasiswa KKN UPGRIS 08 dan ibu-ibu PKK dengan antusias sejak pagi hari.
Senam yang dilaksanakan meliputi senam lansia dan senam aerobik, sehingga dapat diikuti oleh berbagai kelompok usia. Pemilihan jenis senam ini bertujuan agar seluruh peserta dapat menyesuaikan gerakan dengan kemampuan fisik masing-masing.
Kegiatan senam bersama dipandu oleh mahasiswa KKN UPGRIS 08 dan berlangsung dalam suasana santai, ceria, serta penuh kebersamaan. Selain berolahraga, kegiatan ini juga menjadi sarana interaksi dan mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dan warga setempat.
Pelaksanaan program senam ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aktivitas fisik secara rutin guna menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Kegiatan ini juga sejalan dengan program PKK dalam mendukung gaya hidup sehat di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan senam bersama ini, mahasiswa KKN UPGRIS 08 berharap dapat menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan warga Kelurahan Kalirejo serta mendorong kegiatan positif yang dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
Editor : Azis
-
Berita12 bulan yang laluPendampingan Strategis Pendaftaran Tanah di Desa Blimbing: Upaya Masyarakat Menuju Kepastian Hukum Pertanahan
-
Berita12 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Gencarkan Urban Farming di Mijen: Tanam Cabai untuk Ketahanan Pangan
-
Berita6 bulan yang laluMAHESA UPGRIS 2025 Mengajak Masyarakat Sidoharjo Olah Kacang Hijau Menjadi LUK CHUP
-
Berita6 bulan yang laluPraktik Baik TeFa dan Kemitraan: SMK Ma’arif Kudus Jadi Model Pembelajaran Berbasis Industri
-
Berita12 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Perindah Lingkungan dengan Penataan Tanaman TOGA
-
Berita12 bulan yang laluEkstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa
-
Berita12 bulan yang laluMahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Asinan Rambutan sebagai Inovasi Kuliner di Kelurahan Bubakan
-
Berita12 bulan yang laluKKN Upgris Kelompok 20 Gelar Pelatihan Coding untuk Kembangkan Critical Thinking Siswa SD di Semarang

