Berita
GLM Ramadan Zona 6 di Purworejo: Meningkatkan Semangat Literasi di Bulan Ramadan
Purworejo, Katakampus.com – Program Gerakan Literasi Ma’arif (GLM) Ramadan Zona 6 yang diinisiasi oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah digelar di SMK Ma’arif NU 01 Bener, Kabupaten Purworejo, pada Rabu (19/3/2025). Kegiatan ini merupakan putaran keenam dalam rangkaian GLM Ramadan di Jawa Tengah. Mengusung tema “Gerakan Murid Ma’arif Menulis Kreatif Selama Ramadan” (GEMUKKAN), acara ini dihadiri oleh puluhan siswa, guru SMK Ma’arif NU 01 Bener, serta perwakilan dari MA An-Nawawi.
Dalam sambutan pembuka, Sekretaris LP. Ma’arif NU PCNU Kabupaten Purworejo, M. Anarrofiq, menegaskan bahwa program GLM Ramadan memiliki nilai khusus bagi Kabupaten Purworejo. Ia menyampaikan bahwa tidak semua kabupaten/kota mendapat kesempatan menjadi tuan rumah, karena dari 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah, hanya delapan zona yang menjadi lokasi GLM Ramadan, termasuk Purworejo. Ia juga menambahkan bahwa meskipun peserta mungkin merasa mengantuk karena berpuasa, tetap perlu berusaha untuk menyimak materi. “Tidurnya orang berpuasa itu bernilai ibadah, tetapi belajarnya orang berpuasa lebih bernilai lagi,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator GLM Plus, Dr. Hamidulloh Ibda, yang hadir mewakili Ketua LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah, menjelaskan bahwa GLM Ramadan merupakan bagian dari GLM Plus. Salah satu program unggulan LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah adalah GLM Plus, yang mencakup literasi numerasi dan pendidikan inklusi. GLM Ramadan ini merupakan salah satu edisi khususnya. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Hamidulloh Ibda juga mengaitkan makna filosofi nama “Bener” dengan ajaran Islam. Ia menjelaskan bahwa dalam Bahasa Arab, Bener berarti haq. Dalam Al-Qur’an, lafaz al-haqqu disebutkan 227 kali dalam 58 surat. Kata haqq disebutkan 12 kali dalam 2 surat, sedangkan haqqan disebutkan 17 kali dalam 11 surat. Nabi Muhammad juga bersabda: Qulil Haqqa Walau Kana Murran, katakanlah kebenaran meskipun terasa pahit.
Lebih lanjut, berdasarkan Kamus Mu’jam al-Mufahras li Alfazh al-Qur’an al-Karim karya Muhammad Fu’ad Abdul-Baqi, ia menjelaskan bahwa haq tidak hanya berarti benar, tetapi juga tetap dan pasti. Ia berharap SMK Ma’arif NU 01 Bener dapat menjadi pelopor kebenaran, kepastian, dan ketetapan dalam segala hal melalui literasi. Acara GLM Ramadan Zona 6 secara resmi dibuka oleh Dr. Hamidulloh Ibda selaku Koordinator GLM Plus. Setelah pembukaan, dilakukan penyerahan penghargaan berupa Sertifikat Sekolah Penggerak Literasi dari LP. Ma’arif NU PWNU Jawa Tengah kepada SMK Ma’arif NU 01 Bener. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Dr. Hamidulloh Ibda dan diterima oleh Kepala SMK Ma’arif NU 01 Bener, M. Churdaini.
Setelah seremoni pembukaan, acara dilanjutkan dengan sesi paparan materi oleh para narasumber, yaitu Dr. Hamidulloh Ibda selaku Koordinator GLM Plus dan Wakil Rektor INISNU Temanggung, Abdul Arif sebagai Dosen FIPP UNNES dan Direktur Babad.id, Niam At-Majha selaku sastrawan serta editor sastra Maarifnujateng.or.id, serta Kiai Qomarul Adib selaku Pemimpin Umum Suaranahdliyin.com. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat literasi dan kreativitas siswa dalam menulis selama Ramadan. (*)
Berita
Resmi Ditarik, KKN UPGRIS Kelompok 08 Sukses Rampungkan Program Kerja di Kalirejo, Ungaran Timur
Resmi Ditarik, KKN UPGRIS Kelompok 08 Sukses Rampungkan Program Kerja di Kalirejo, Ungaran Timur
UNGARAN TIMUR – Setelah dua bulan penuh mengabdi di tengah masyarakat, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 08 secara resmi ditarik kembali ke kampus pada Selasa (03/03/2026). Seremonial penarikan yang berlangsung khidmat di Kantor Kecamatan Ungaran Timur ini menandai berakhirnya masa bakti mahasiswa di Kelurahan Kalirejo.
Acara penarikan ini dihadiri oleh jajaran perangkat Kecamatan Ungaran Timur, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta perwakilan mahasiswa KKN dari berbagai desa. Kelompok 08 yang bertugas di Kelurahan Kalirejo dinilai sukses merealisasikan seluruh program kerja, mulai dari penguatan UMKM lokal, bimbingan belajar, hingga kegiatan keagamaan.
Camat Ungaran Timur dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata yang diberikan para mahasiswa. Kehadiran KKN UPGRIS dianggap memberikan penyegaran dan inovasi, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah Kalirejo. “Mahasiswa telah menjadi bagian dari keluarga kami. Kami berharap ilmu yang dibagikan dapat terus bermanfaat bagi warga,” ungkapnya.
Perwakilan Kelompok 08 menyampaikan rasa syukur atas penerimaan hangat warga selama pelaksanaan KKN. Penarikan ini bukan sekadar tanda berakhirnya tugas akademik, melainkan awal dari implementasi pengalaman nyata di dunia kerja nantinya. Sebagai penutup, acara diisi dengan penandatanganan berita acara pelepasan dan sesi foto bersama di halaman kantor kecamatan.
Dengan ditariknya Kelompok 08, diharapkan jejak pengabdian yang telah ditorehkan di Kalirejo tetap memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kemajuan desa dan masyarakat Ungaran Timur.
Berita
Tutup Masa Pengabdian, KKN UPGRIS Kelompok 08 Suguhkan Penayangan After Movie untuk Masyarakat Kalirejo
Tutup Masa Pengabdian, KKN UPGRIS Kelompok 08 Suguhkan Penayangan After Movie untuk Masyarakat Kalirejo
KALIREJO – Suasana haru dan hangat menyelimuti Gedung Serbaguna Kelurahan Kalirejo pada Senin malam (02/03/2026). Mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 08 secara resmi menutup masa pengabdian mereka dengan menggelar acara malam perpisahan sekaligus penayangan perdana after movie perjalanan KKN mereka di hadapan puluhan warga setempat.
Acara yang dimulai pukul 21:00 WIB ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, perangkat RW 03 dan 04, serta warga yang selama dua bulan terakhir telah menjadi keluarga angkat bagi para mahasiswa. Penayangan after movie tersebut menjadi sorotan utama, merangkum berbagai momen berkesan mulai dari kegiatan mengajar di masjid, kerja bakti, hingga kedekatan personal mahasiswa dengan anak-anak di lingkungan Kalirejo.
Ketua Kelompok 08 KKN UPGRIS mengungkapkan bahwa pemilihan konsep nonton bareng ini bertujuan untuk memberikan kenang-kenangan visual yang bisa dinikmati bersama. “Kami ingin menghadirkan sesuatu yang berkesan. Melalui video ini, kami merajut kembali memori indah selama mengabdi di sini. Ini adalah surat cinta kecil dari kami untuk warga Kalirejo,” ujarnya di sela-sela acara.
Warga terlihat antusias dan sesekali memberikan tepuk tangan saat melihat wajah mereka muncul di layar lebar. Perwakilan tokoh masyarakat RW 03 dan 04 menyampaikan apresiasinya atas dedikasi mahasiswa yang dinilai telah memberikan dampak positif bagi lingkungan mereka.
Malam perpisahan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Meski tugas akademik di lapangan telah usai, jalinan silaturahmi antara mahasiswa UPGRIS dan warga Kalirejo diharapkan tetap terjaga erat melampaui masa KKN ini.
Berita
Dorong Transformasi Transaksi Digital, KKN UPGRIS Kelompok 20 Gelar Literasi Digital Pembuatan QRIS dan Akun M-Banking bagi UMKM Desa Nyatnyono
Kab. Semarang, Katakampus.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas PGRI Semarang yang tergabung dalam Kelompok 20 melaksanakan program literasi digital dan pendampingan pembuatan QRIS serta akun mobile banking (m-banking) bagi pelaku UMKM lokal di Desa Nyatnyono. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung transformasi digital dan meningkatkan kapasitas usaha masyarakat desa agar lebih modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Perkembangan sistem pembayaran non-tunai yang semakin pesat mendorong pelaku usaha untuk mulai beralih ke sistem digital. Oleh karena itu, mahasiswa KKN Kelompok 20 memberikan edukasi tentang pentingnya memahami teknologi keuangan digital, termasuk penggunaan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dan layanan m-banking sebagai sarana transaksi yang praktis, aman, dan efisien.
Kegiatan diawali dengan materi mengenai literasi digital dasar bagi UMKM. Mahasiswa menjelaskan bahwa digitalisasi usaha tidak hanya sebatas promosi melalui media sosial, tetapi juga mencakup sistem pembayaran, pencatatan transaksi, hingga pengelolaan keuangan yang lebih transparan.
“Peserta diberikan pemahaman bahwa penggunaan teknologi dapat membantu mempercepat transaksi, meminimalisir kesalahan pencatatan, serta meningkatkan kepercayaan pelanggan,” ungkap Koordinator Kelurahan
Pada sesi pendampingan pembuatan QRIS, mahasiswa membantu pelaku UMKM menyiapkan dokumen yang diperlukan, seperti KTP dan rekening bank aktif. Peserta diarahkan untuk mendaftar melalui penyedia jasa pembayaran resmi, mengikuti proses verifikasi, hingga akhirnya memperoleh kode QRIS yang siap digunakan untuk menerima pembayaran dari berbagai aplikasi dompet digital.
Selain itu, mahasiswa juga memberikan pendampingan dalam pembuatan akun m-banking bagi pelaku UMKM yang belum memiliki akses layanan perbankan digital. Proses ini dimulai dengan memastikan peserta memiliki rekening aktif, kemudian dilanjutkan dengan mengunduh aplikasi resmi bank yang digunakan. Mahasiswa membimbing langkah demi langkah proses registrasi, mulai dari memasukkan data pribadi, verifikasi nomor telepon, pembuatan PIN, hingga aktivasi akun.
Pendampingan ini bertujuan agar pelaku UMKM dapat memantau mutasi rekening, mengecek saldo, serta melakukan transfer secara mandiri tanpa harus datang ke kantor bank. Dengan adanya akun m-banking, transaksi usaha menjadi lebih praktis dan tercatat secara otomatis, sehingga memudahkan dalam pengelolaan keuangan.
Antusiasme peserta terlihat ketika mereka berhasil mengakses akun m-banking dan memahami cara penggunaannya. Banyak pelaku usaha yang sebelumnya masih mengandalkan transaksi tunai kini mulai menyadari manfaat sistem digital yang lebih efisien dan aman.
Mahasiswa KKN juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan data pribadi, seperti tidak membagikan PIN atau kode OTP kepada siapa pun. Edukasi ini menjadi bagian penting dari literasi digital agar masyarakat tidak mudah menjadi korban penipuan digital.
Program literasi digital ini diharapkan mampu menjadi titik awal bagi UMKM Desa Nyatnyono untuk berkembang secara lebih profesional. Dengan adanya QRIS dan akun m-banking, pelaku usaha tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan.
Melalui kegiatan ini, KKN UPGRIS Kelompok 20 membuktikan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi. Diharapkan UMKM Desa Nyatnyono semakin siap menghadapi era digital, lebih kompetitif, serta mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga secara berkelanjutan.
Editor: Azis
-
Berita1 tahun yang laluPendampingan Strategis Pendaftaran Tanah di Desa Blimbing: Upaya Masyarakat Menuju Kepastian Hukum Pertanahan
-
Berita7 bulan yang laluPraktik Baik TeFa dan Kemitraan: SMK Ma’arif Kudus Jadi Model Pembelajaran Berbasis Industri
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Gencarkan Urban Farming di Mijen: Tanam Cabai untuk Ketahanan Pangan
-
Berita7 bulan yang laluMAHESA UPGRIS 2025 Mengajak Masyarakat Sidoharjo Olah Kacang Hijau Menjadi LUK CHUP
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS 29 Perindah Lingkungan dengan Penataan Tanaman TOGA
-
Berita1 tahun yang laluEkstrakurikuler Muhadhoroh SMP IT Al-Anis Sukoharjo Perkuat Kompetensi Siswa
-
Berita1 tahun yang laluKKN Upgris Kelompok 20 Gelar Pelatihan Coding untuk Kembangkan Critical Thinking Siswa SD di Semarang
-
Berita1 tahun yang laluMahasiswa KKN UPGRIS Kenalkan Asinan Rambutan sebagai Inovasi Kuliner di Kelurahan Bubakan
