Berita

Siswi SMA NU 1 Kradenan Terpilih sebagai Duta Literasi Blora 2025

Published

on

Blora, Katakampus.com – Agrinza Regina Nurfelis Nela, siswi kelas XII SMA NU 1 Kradenan, berhasil meraih gelar Duta Literasi Kabupaten Blora Tahun 2025. Penobatan tersebut berlangsung dalam rangkaian Festival Literasi Kabupaten Blora di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Blora pada Rabu, 12 November 2025. Gelaran yang diadakan pada 11–15 November itu menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Blora ke-276 dengan tema “Membaca, Menulis, dan Berkarya untuk Blora Cemerlang.”

Festival ini diikuti 170 peserta dari tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Blora. Mereka melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari tes tertulis, wawancara, hingga tes bakat dan performa pada babak final. Dari ratusan peserta, hanya 20 yang melaju ke tahap bakat, sebelum akhirnya tersaring menjadi enam finalis yang tampil di grand final. Penilaian dilakukan oleh empat juri yang terdiri dari Bunda Literasi Kabupaten Blora, Kepala DPK, Sekretaris DPK, serta Ketua Satupena Blora.

Hasil akhir penjurian menetapkan Agrinza sebagai juara umum sekaligus Duta Literasi Kabupaten Blora 2025. Selain gelar utama, panitia juga menetapkan sejumlah pemenang lain. Mita Ayu Yolandani dari SMAN 2 Blora terpilih sebagai Juara Favorit, sementara Ridho Afif Khoirudin dari SMAN 1 Jepon dinobatkan sebagai Juara Inteligensi. Adapun Benedicta Najwa Lituhayu dari SMPN 1 Blora meraih gelar Juara Bakat Terbaik. Dua kategori penghargaan lain, yaitu Juara Harapan I dan II, masing-masing diraih oleh Rizky Akbar Putra Basyari dari SMAN 1 Blora dan Muhammad Nabil Abrar Hartanto. Para pemenang ini diharapkan menjadi wajah gerakan literasi sekaligus inspirator bagi generasi muda Blora untuk terus membaca, menulis, dan berkarya.

Secara terpisah, Kepala SMA NU 1 Kradenan, Sudiro, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan acara tersebut, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Blora. “Saya ucapkan banyak terima kasih atas dukungannya, khususnya untuk Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Blora,” ujar Sudiro saat ditemui tim media. Ia berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan sekolah, tetapi juga menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain, terutama sekolah swasta di bawah naungan LP Ma’arif NU, untuk semakin aktif mengembangkan budaya literasi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending

Exit mobile version