Berita
Menanamkan Benih Empati, KKN UPGRIS Kelompok 15 Gelar Sosialisasi Anti-Bullying melalui Pohon Ungkapan
Kab. Semarang, Katakampus.com — Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis dan bebas dari kekerasan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) Kelompok 15 menyelenggarakan kegiatan sosialisasi anti-perundungan (bullying) pada Selasa, 27 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di SDN Ungaran 05 dan diikutioleh para siswa dengan penuh antusias.
Kegiatan sosialisasi anti-perundungan ini merupakan program kerja individu mahasiswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) yang dilaksanakan secarakolaboratif dengan mahasiswa Program Studi Hukum dalamKKN UPGRIS Kelompok 15. Kolaborasi lintas program studiini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswatidak hanya dari sisi nilai moral dan kewarganegaraan, tetapijuga dari sudut pandang hukum terkait dampak dan konsekuensi perundungan.
Rangkaian kegiatan berlangsung sejak pukul 07.00 hingga11.00 WIB dan dibagi ke dalam dua sesi. Sesi pertama diikutioleh siswa kelas 3 dan 4, kemudian dilanjutkan sesi keduauntuk siswa kelas 5 dan 6. Sosialisasi ini disampaikanlangsung oleh mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 15 dengan materi edukatif seputar pengertian bullying, jenis-jenisbullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan mengatasinya.
Menurut Nadia, salah satu mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 15, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkankesadaran sejak dini kepada siswa mengenai pentingnyasaling menghargai.
“Kami ingin adik-adik memahami bahwabullying bukan hal yang wajar dan dapat berdampak burukbagi korban maupun pelakunya. Dengan sosialisasi ini, kami berharap siswa berani bersikap peduli dan saling menjagasatu sama lain,” ujarnya.
Untuk menciptakan suasana yang menyenangkan, mahasiswamengajak para siswa menyanyikan lagu “Stop Bullying” secara bersama-sama. Lagu tersebut mengandung pesanpersahabatan, saling menghargai, dan menumbuhkan rasa cinta kasih antar sesama teman.
Guna memberikan pemahaman yang lebih konkret, mahasiswa KKN juga mengajak siswa melakukan simulasicontoh perilaku bullying di depan kelas. Melalui simulasi ini, siswa dapat memahami bahwa tindakan yang sering dianggap sepele ternyata dapat melukai perasaan orang lain.
Siswa dalam kegiatan ini juga dibagi ke dalam beberapa kelompok untuk mendemonstrasikan berbagai jenis bullying yang seringditemui di lingkungan sekolah dengan pendampinganmahasiswa KKN. Kegiatan ini ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab interaktif.
Fajrin, selaku pemateri dalam kegiatan sosialisasi tersebut, menekankan pentingnya keberanian siswa untuk berbicara.
“Anak-anak harus tahu bahwa mereka tidak sendirian. Jika melihat atau mengalami bullying, mereka harus beranimelapor kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya,”tuturnya.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi emosionalmelalui program “Pohon Ungkapan”. Pada sesi ini, siswadiajak menuliskan pengalaman pribadi mereka terkaitperundungan pada secarik kertas berwarna yang kemudianditempelkan pada dahan-dahan pohon ungkapan. Kegiatan inimenjadi ruang katarsis bagi siswa sekaligus bahan evaluasibagi pihak sekolah dan mahasiswa KKN.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UPGRIS Kelompok 15 berharap dapat menumbuhkan empati, kepedulian, sertamenciptakan lingkungan SDN Ungaran 05 sebagai zona amanbagi seluruh siswa untuk tumbuh dan berkembang tanpa rasa takut.
Editor: Azis